Diberdayakan oleh Blogger.

TopMenu

Like Us On Facebook

Jumat, 14 Februari 2014

Tips Menghilangkan Debu Di Pakaian Hitam

Tips Menghilangkan debu di pakaian hitam


Pakaian Berwarna hitam sangat digemari, tapi kita pasti sama - sama mengakui bahwa untuk membersihkan Pakaian tersebut dengan cara mencucinya bukanlah hal yang mudah.

Baju hitam merupakan salah satu warna baju yang sangat digemari masyarakat sekarang ini. Bagaimana tidak, baju dengan warna seperti ini terlihat lebih modern dan elegan dibanding warna
yang lain seperti warna sejuta umat. hehe..

Meskipun begitu, kita tidak perlu khawatir karena Ada tips buat teman-teman semua untuk membersihkan debu pada pakaian hitam tersebut hanya dalam beberapa menit, tanpa air, tidak perlu menjemur, menunggu kering, dan pastinya dengan cara ini 90% dijamin bersih.

Tips Menghilangkan Debu Di Pakaian Hitam
Tips Menghilangkan Debu Di Pakaian Hitam

Alat Dan Bahan Untuk Membersihkan Debu Di Pakaian Hitam


Teman-teman hanya memerlukan lakban atau isolasi yang besar (Lebar) itu. Sobeklah sedikit dan tinggal menempel-nempelkannya di bagian baju yang perlu untuk dibersihkan. Setelah tertempel, tekan, lalu cabut. Pasti deh kotorannya terangkat bersamaan dengan lakban tadi.

dengan cara tersebut kita semua bisa menghemat waktu dalam membersihkan Baju Hitam Tersebut . terlebih jika kita sedang berada pada posisi terburu - buru. pasti semua dapat diselesaikan dan keadaan jadi aman terkendali.

meskipun nampak simpel dan mudah, cara ini juga memiliki kekurangan. Pertama, harus mempunyai lakban, dan kedua harus siap dengan potongan - potongan lakban yang tadi kita gunakan. kita harus membersihkannya karena bila tercecer nantinya akan menempel dimana - mana.

Coba Segera Dan Sekian dulu, semoga bermanfaat bagi sahabat semuanya.

Sumber

Kamis, 13 Februari 2014

Misteri gunung kelud

Gunung Kelud merupakan gunung teraktif nomor 2 dipulau jawa,
terletak pada perbatasan antara Blitar dan Kediri. Gunung Kelud
konon merupakan sebuah kerajaan ghaib yang di pimpin oleh
Lembu Mahisa Sura, kenapa dia sampai berdiam di Gunung
Kelud ini. Begini ceritanya (cerita ini belum tentu benar adanya,
dan lebih merupakan dongeng turun temurun)
Pada jaman dahulu kala, Raja kerajaan Kediri mengadakan
sebuah sayembara untuk mendapatkan jodoh yang sepadan
dengan putrinya yang cantik jelita. Putri itu bernama Dewi Kili
Suci. Penulis kurang paham dengan sayembara seperti apa yang
diadakan oleh raja tersebut. Setelah beberapa hari sayembara itu
akhirnya muncul seorang pemenang yang bernama Lembu
Mahisa Suro yang menurut cerita konon dia adalah manusia
berkepala Kerbau (amit-amit jabang bayi, kok seperti film Narnia
ya). Karena keadaan fisik seperti itu Dewi Kili Suci tidak mau
menikah dengan Lembu Mahisa Suro, hal ini tentu saja membuat
sang Raja marah besar, karena sebagai sorang Raja beliau harus
memenuhi janjinya untuk menikahkan sang putri dengan
pemenang sayembara tersebut. Sang Putri akhirnya mau
menikah dengan Lembu Mahisa Suro tetapi dengan satu syarat,
yaitu dibuatkan sumur dalam waktu satu malam, dan Lembu
Mahisa Suro tidak boleh menggali menggunakan alat apapun
kecuali tangannya, dan ini disanggupi oleh Lembu Mahisa Suro.
Dengan kesaktian yang dia miliki maka sumur itu pun hampir
jadi pada saat tengah malam. Dan sang putri tentu cemas sekali
seandainya sumur itu jadi dia akan menikah dengan Lembu
Mahisa Suro. Maka sang putri memerintahkan kepada orang-
orang yang setia kepadanya untuk menimbun Lembu Mahisa
Suro di dalam sumur yang di buatnya. Mengetahui hal ini,
Lembu Mahisa Suro amat murka, dan melanjutkan
penggaliannya menembus sampai ke pantai selatan.
Kemudian dari pantai selatan di kembali kepuncak Gunung
Kelud, dan dari atas Gunung Kelud ini dia mengumbar kutukan
"Nanti pada saatnya akan aku jadikan Blitar sebagai latar, Kediri
akan aku jadikan sebagai Kali, dan Tulungagung akan aku
jadikan Kedung"
Menurut sebagian cerita dari paranormal, ketika gunung kelud
meletus, seandainya punya mata ghaib, lahar yang dimuntahkan
seolah-olah ditunggangi oleh anak buah Lembu Mahisa Suro,
dan lahar ini akan mengarah pada orang-orang yang
dikehendaki oleh Lembu Mahisa Suro.
Begitulah sekelumit cerita dari Gunung Kelud, entah benar entah
tidak yang jelas Gunung Kelud memang terasa ghaib. sumber ; 

รถ

Cerita Rakyat Gunung Kelud (Sumur Lembu Sura)

Raja Brawijaya penguasa kerajaan Majapahit, mempunyai seorang putri
yang cantik yaitu Dyah Ayu Pusparani. Putri ini memang benar-benar
ayu sesuai dengan namanya. Banyak raja dan pangeran yang melamar
untuk dijadikan permaisuri. Prabu Brawijaya bingung memilih calon
menantu. Lalu raja mengadakan sayembara siapa yang bisa merentang
busur sakti Kyai Garodayaksa dan sanggup mengangkat gong Kyai
Sekardelima, dialah yang berhak menikah dengan Putri Pusparani.
Para pelamar menguji kemampuannya namun ternyata tak satu pun yang
sanggup merentang busur apalagi mengangkat gong yang sangat besar
itu.
Menjelang akhir sayembara itu datang seorang pemuda berkepala lembu
yaitu Raden Lembu Sura atau Raden Wimba. Dia mengikuti sayembara itu
dan berhasil merentang busur serta mengangkat gong Kyai Sekardelima.
Dengan demikian berarti Raden Lembu Sura yang berhak menikah
dengan Dewi Pusparani.
Melihat kemenangan Lembu Sura, Putri Pusparani langsung
meninggalkan Sitihinggil. Ia sangat sedih karena harus menikah dengan
pemuda yang bekepala lembu.
Putri itu lari kepada embannya. Dia tidak mau menikah dengan manusia
berkepala binatang, betapapun saktinya. Emban yang setia itu mencari
akal bagaimana agar putri itu batal menikah dengan Raden Lembu Sura.
Dia akhirnya menemukan jalan keluar.
Putri Pusparani disarankan mengajukan syarat kepada Lembu Sura.
Syaratnya, Raden Lembu Sura harus bisa membuat sumur di puncak
gunung Kelud. Mendengar saran embannya, Dyah Pusparani sangat
gembira. Dia segera menyertai ayahnya untuk menemui Lembu Sura.
"Selamat Raden Wimba. Engkau telah memenangkan sayembara dengan
gemilang."
"Terima kasih putri dan kau akan menjadi istriku."
"Saya tahu itu, namun saya masih mengajukan syarat lagi."
"Katakanlah Putri, apa syaratmu itu?"
"Buatkan aku sumur di puncak gunung Kelud. Air sumur itu akan kita
pakai mandi berdua setelah selesai upacara perkawinan."
"Baiklah Putri. Demi cintaku padamu, akan kupenuhi permintaanmu itu."
Raden Wimba putra adipati Blambangan itu segera meninggalkan keraton
Majapahit menuju puncak Gunung Kelud. Dengan kesaktiannya, konon
dia mampu mengerahkan makhluk halus untuk membantunya menggali
sumur di puncak Gunung Kelud.
Ternyata benar, tak lama kemudian Lembu Sura telah menggali cukup
dalam. Melihat hal itu, Pusparani ketakutan, bagaimana pun kalau
Lembu Sura berhasil menemukan air di sumur itu dia harus menjadi istri
Lembu Sura.
Pabu Brawijaya juga kebingungan. Dia bisa memahami perasaan
putrinya. Dewi Pusparani menangis di hadapan ayahnya. Dia memohon
ayahandanya bisa menolongnya.
Akhirnya Prabu Brawijaya menemukan cara. Lembu Sura harus ditimbun
hidup-hidup di dalam sumur itu. Kemudian Prabu Brawijaya menitahkan
seluruh prajurit yang menyertainya untuk menimbun sumur itu dengan
batu-batuan besar. Juga gundukan tanah yang ada di sekitar itu.
Sebentar saja sumur tadi telah rata seperti semula. Lembu Sura tertimbun
di dasarnya.

Meskipun begitu karena dia sakti, dia masih sempat mengancam kepada
Prabu Brawijaya.
"Prabu Brawijaya, engkau raja yang licik, culas. Meskipun aku telah
terpendam di sumur ini, aku masih bisa membalasmu. Yang terpendam ini
ragaku bukan nyawaku. Ingat-ingatlah, setiap dua windu sekali aku akan
merusak tanahmu dan seluruh yang hidup di kerajaanmu."
Setelah suara itu hilang. Seluruh prajurit yang melihat kejadian itu
ketakutan. Begitu pula Prabu Brawijaya dan putrinya. Kemudian Prabu
Brawijaya memerintahkan untuk membuat tanggul pengaman. Tanggul
itu sekarang disebut Gunung Pegat.
Hingga sekarang ini jika Gunung Kelud meletus dianggap sebagai
amukan Lembu Sura untuk membalas dendam atas kelicikan Prabu
Brawijaya.
Cerita rakyat atau legenda ini mirip dengan legenda asal mula Reog
Ponorogo. Lembu Sura yang asalnya seorang putra bangsawan itu
memang seorang pemuda sakti, namun sifatnya berandalan maka
ayahnya menyabda hingga ia dianggap pemuda bodoh seperti kerbau.
Demikanlah cerita rakyat ataupun legenda mengenai Gunung Kelud
(Lembu Sura).

Gunung kelud meletus

Setelah status ditetapkan menjadi
Awas, Gunung Kelud di Jawa Timur
akhirnya meletus. Semburan asap dan
material vulkanik mencapai ketinggian
3000 meter.
"Jam 22.50 Wib, meletus. Asap tebal
setinggi 3000 meter. Tidak ada suara,"
jelas Kabid Pengamatan dan Penyelidikan
Gunung Api PVMBG Bandung, Gede
Swastika, yang berada di lokasi kepada
detikcom, Kamis (13/02/2014).
Gunung Kelud yang berada di perbatasan
Kediri, Blitar dan Kabupaten Malang ini
statusnya ditetapkan menjadi Awas atau
level IV pada Pukul 22.15 Wib.
Tingginya aktivitas kegempaan, membuat
status Gunung Kelud di Jawa Timur,
ditingkatkan dari Siaga (level III) menjadi
Awas atau Level IV.

Sumber

Gunung Kelud meledak

Posisi ane di gunungkidul,yogyakarta.terdengar ledakan dahsyat berkali Kali.setelah ane buka socmed,ternyata terdapat info bahwa gunung kelud meledak Dan awan erupsi mencapai 3000 KM.
Belum didapati info pasti.
Mari berdoa semoga saudara-saudara kita disana tidak mengalami kerugian.