Diberdayakan oleh Blogger.

TopMenu

Like Us On Facebook

Senin, 03 Februari 2014

Kekayaan Sumatera yang terkenal pada masa Mesir Kuno

Dalam berbagai prasasti, pulau Sumatera disebut
dengan nama Sansekerta: Suwarnadwipa (“pulau
emas”) atau Suwarnabhumi (“tanah emas”).
Nama-nama ini sudah dipakai dalam naskah-
naskah India sebelum Masehi. Sumatera juga
dikenal sebagai pulau Andalas.
Pada masa Dinasti ke-18 Fir'aun di Mesir (sekitar
1.567SM-1.339SM), di pesisir barat pulau
sumatera telah ada pelabuhan yang ramai, dengan
nama Barus. Barus (Lobu Tua - daerah Tapanuli)
diperkirakan sudah ada sejak 3000 tahun sebelum
Masehi. Barus dikenal karena merupakan tempat
asal kapur barus. Ternyata kamper atau kapur
barus digunakan sebagai salah satu bahan
pengawet mummy Fir'aun Mesir kuno.
Di samping Barus, di Sumatera terdapat juga
kerajaan kuno lainnya. Sebuah manuskrip Yahudi
Purba menceritakan sumber bekalan emas untuk
membina negara kota Kerajaan Nabi Sulaiman
diambil dari sebuah kerajaan purba di Timur Jauh
yang dinamakan Ophir. Kemungkinan Ophir berada
di Sumatera Barat. Di Sumatera Barat terdapat
gunung Ophir. Sahabat anehdidunia.com Gunung
Ophir (dikenal juga dengan nama G. Talamau)
merupakan salah satu gunung tertinggi di
Sumatera Barat, yang terdapat di daerah Pasaman.
Kabarnya kawasan emas di Sumatera yang
terbesar terdapat di Kerajaan Minangkabau.
Menurut sumber kuno, dalam kerajaan itu terdapat
pegunungan yang tinggi dan mengandung emas.
Konon pusat Kerajaan Minangkabau terletak di
tengah-tengah galian emas. Emas-emas yang
dihasilkan kemudian diekspor dari sejumlah
pelabuhan, seperti Kampar, Indragiri, Pariaman,
Tikus, Barus, dan Pedir. Di Pulau Sumatera juga
berdiri Kerajaan Srivijaya yang kemudian
berkembang menjadi Kerajaan besar pertama di
Nusantara yang memiliki pengaruh hingga ke
Thailand dan Kamboja di utara, hingga Maluku di
timur.
Kini kekayaan mineral yang dikandung pulau
Sumatera banyak ditambang. Banyak jenis mineral
yang terdapat di Pulau Sumatera selain emas.
Sumatera memiliki berbagai bahan tambang,
seperti batu bara, emas, dan timah hitam. Bukan
tidak mungkin sebenarnya bahan tambang seperti
emas dan lain-lain banyak yang belum ditemukan
di Pulau Sumatera. Beberapa orang yakin
sebenarnya Pulau Sumatera banyak mengandung
emas selain dari apa yang ditemukan sekarang.
Jika itu benar maka Pulau Sumatera akan dikenal
sebagai pulau emas kembali

Sumber

Ditulis Oleh : Unknown // 06.02
Kategori:

0 comments:

Posting Komentar